Selasa, 14 Maret 2017

sejarah cincin pernikahan

Cincin Nikah dan cincin Kawin
Cincin Nikah adalah sifatnya berlian yang hampir tidak dapat dihancurkan juga menimbulkan banyak mitos di berbagai daerah. Peradaban India Kuno memercayai bahwa berlian memiliki kekuatan yang dapat mengalahkan setan atau makhluk jahat lainnya, sedangkan peradaban jaman dulu memercayai bahwa berlian berasal dari bintang jatuh dan berguna untuk melindungi orang yang mengenakannya Kapankah orang-orang mulai melakukan pertukaran
 cincin nikah . 
tradisi pertukaran cincin pernikahan yang selalu kita lihat pada setiap pernikahan ini    oleh siapa dan kapan kah cincin nikah di kenakan .pertama kali diperkenalkan oleh orang kristen jaman dulu tahun 1300-an. 
Ya, ternyata tradisi pertukaran cincin pernikahan sudah berusia ratusan tahun, dan kapan harus dipakainya. bisa saja Dalam beraktivitas sehari-hari, pernahkah kamu  menggunakanya di  jari manismu? Sangat jarang kan pastinya? Hal inilah yang menjadi alasan dikenakannya cincin kawin atau pernikahan di jari manis. Di satu sisi, ukuran jari manis dinilai pas untuk cincin pernikahan yang cantik.kan Orang-orang cina mereka memiliki kepercayaan mereka sendiri mengenai dikenakannya cincin pernikahan di jari manis.kenapa?
 Mereka percaya bahwa setiap jari di tangan memiliki makna tertentu, dari mulai jempol yang dipercaya melambangkan orang tua hingga kelingking  yang dipercaya melambangkan anak kecil Nah, 
jari manis dipercaya melambangkan pasangan yang tidak dapat dipisahkan katanya, sehingga di jari manislah cincin pernikahan dikenakan.mengagumkan bukandan.
 biasanya cincin kawin di kenakan di jari manis .Kenapa untuk mengenakan cincin pernikahan di jari manis tangan kanan berasal dari kepercayaan bangsa Yunani Kuno dan Romawi Kuno yang memercayai bahwa pembuluh darah jari manis tangan kanan mengarah langsung ke bagian jantung. Pembuluh darah ini juga biasa disebut 
vena amoris (pembuluh darah cinta). Meskipun demikian, 
banyak juga orang yang mengenakan cincin pernikahan di jari manis tangan kiri. Alasannya simpel, karena  tangan kiri mereka bukan tangan yang dominan digunakan dalam beraktivitas sehari-hari. Kalau misalnya cincin pernikahan dikenakan di tangan kanan yang merupakan tangan dominan, 
kemungkinan cincin tersebut akan mudah rusak begitu.
Terima kasih sudah membaca artikel tentang  sejarah cincin pernikahan dari blog ini terima kasih dan cukup sekian ..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar